Text
Puspa Ragam konsep dan isu kewarganegaraan
Konsepsi kewarganegaraan modern yang berpijak pada kepemilikan status di bawah otoritas sebuah negara telah mengalami kontestasi, pluralisasi dan perluasan. Pemahaman baru tentang kehidupan warganegara kontemporer medesentralisasikan makna kewarganegaraan modern yang dianggap tunggal, seragam, statis, dependen dan absolut menjadi plural, beranekaragam, dinamis, interdependen dan kontinjen. Individu dan negara sebagai dua kedaulatan utama modernitas mendapat tantangan dari munculnya tuntutan-tuntutan akan pengakuan dan redistribusi dari pelbagai kelompok yang berbasis pada identitas etnis, ras, agama, gender, seksual, pekerjaan, ekologi dan ideologi. Puspa Ragam Konsep dan Isu Kewarganegaraan mengajak peminat studi kewarganegaraan, terutama dosen, guru dan mahasiswa, untuk berpikir-ulang tentang makna kewarganegaraan demokratis. Ia memusatkan perhatian kepada dimensi 'kewarganegaraan sebagai praktik' (citizenship as practice), alih-alih kewarganegaraan sebagai status (citizenship as status)- suatu upaya mengajak pembaca berpikir di luar kotak (think out of box). Berbeda dengan buku kewarganegaraan yang banyak beredar di tanah air yang menekankan perspektif legal-formal kewarganegaraan, buku ini meminjam perspektif sosiologikal dan politikal mutakhir yang menekankan segi-segi perjuangan substantif dan pemberdayaan bagi warganegara kontemporer yang lazim dijuluki sebagai 'tindakan-tindakan kewarganegaraan' (acts of citizenship). Puspa Ragam membahas sejumlah konsep dan isu mutakhir dan relevan dalam praktik kewarganegaraan dewasa ini melalui pelbagai topik, antara lain: multikulturalisme, pascakolonialisme, pascamodernisme, pascastrukturalisme, masyarakat risiko, kosmopolitanisme, feminisme, globalisasi, teknologi informasi dan komunikasi dan nasionalisme. Edisi ke-3 ini diperkaya dengan sebuah prologue tentang perspektif mutakhir kajian kewarganegaraan sebagai praktik.
Tidak tersedia versi lain