Text
Banalitas Kontestasi politik : refleksi pemilu legislatif 2014 di Kalimantan Selatan
Pemilu 2014 adalah pemilu ketiga yang dilaksanakan pasca Orde Baru. Ada pengharapan bahwa Pemilu 2014 itu jauh lebih baik daripada Pemilu sebelumnta. Namun oleh banyak pengamat, Pemilu 2014 justru dianggap pemilu yang paling buruk sehubung dengan maraknya praktik "politik uang" di mana-mana. Namun dari perspektif lain, penulis buku ini malah berargumen politik uang itu tidak bisa dijadikan dasar untuk menilai proses dan output Pemilu tiidak berkualitas. Bahwa. "politik uang" itu menyalahi aturan normatif, tidak bisa dibantah, tetapi sebab musababnya berkaitan dengan apa yang disebutnya sebagai gejala banalitas politik. Banalitas politik itulah yang menjustifikasi segala anomali menjadi hal yang rasional di mata para aktor.
Tidak tersedia versi lain